Welcome to Ma Blog !!

Seorang anak manusia yang bercita-cita menjadi seorang komposer dan penulis, punya banyak keinginan, punya dua adik yang menjadi inspirator setelah kedua orangtua, inginkan ibunda tercinta ke tanah suci dan semoga bertemu ayah disana, sering menulis lagu dari inspirator lainnya, mengkomposisi musik dan menulis cerita, suka sepak bola,kegagalan selalu jadi teman terbaiknya dan suatu waktu akan menjadi musuh dalam hidupnya :) Selamat datang kawan :D

Cerita dibalik Sesaknya suatu Kereta

              Seperti sekarang ini hal aneh menyapa kita setiap saat . Tanpa disadari Kulit yang ada ditubuh kita pun bergerak dan bergetar semu saat ada perkataan dan perasaan yang membingungkan hati . Hati dan perasaan ga bisa dibedain dan dibohongin lagi deh(kata orang tau deh kata setan :P).Tadi pagi contoh awal gue akan bercerita. Saat kemiskinan datang di kehidupan gue(dramatis) , gue membeli karcis dengan tiket yang amat super duper sangat hyper murah. Gue lari ke bangku kosong dekat stasiun dengan tujuan melakukan penggalauan sesaat sambil menunggu kendaraan pribadi gue yang punya jalur tersendiri ckckkc .Entah mengapa gue kangen banget sama kereta yang disebut "kereta rakyat yang terdiri dari himpitan masyarakat melarat (termasuk gue) sampai sekarat" hahahahahaha. Gue pun merasakan banget hal itu , So Sad abis.

         Didalam kereta banyak banget orang yang ga gue kenal dan mau banget gue kenal (mau banget ya?whatever *ngomongsendiriAneh* ). Dari yang tampangnya jelek kaya gue gini sampai yang cantik naudzubillah , tapi didalem juga ada cowok yang ingin cantik tapi ga cantik alias or A.k.a Banci haha. Gue liat tangannya sih berotot, badan penuh tatoo , kaki penuh koreng, bedak tebel banget macam tepung tapioka,lypstick berceceran dan wajah panuan membentuk pulau impian tapi rupanya dia kemayu abis. Disaat memilukan seperti itu , ada nenek tua menggendong anak kecil yang menangis penuh permohonan. Nenek itu masuk kedalam, banci itu duduk dengan nyamannya dan pakai headset di telinganya.Kereta pun berjalan sesuai jalurnya.


                 Bayi pun nangis dan berkata "Mama , ada etan ada etan".
                 Nenek itu menjawab:" saya bukan mamahmu , jangan ngaku-ngaku "
                 Sekali lagi Bayi pun nangis dan berkata "Mama , ada etan ada etan".
                 Nenek itu menjawab:" jangan ngaku-ngaku , mamahmu bukan saya , sumpah deh  "     
                   
          
        Banci itu seketika melihat kearah bayi itu , bayi itu menangis lebih kencang .Dia bingung apa yang membuat bayi itu menangis.Bayi berteriak " Mama etannya liat aku etannya liat aku ".Seketika banci mendekati bayi itu (bangku ditempati oleh orang yang berebutan dan kemudian "suit" ;) ). Dipeganglah bayi itu dalam desaknya kereta ekonomi saat pagi hari. Nenek itu langsung melepas bayi yang digendongnya.terdengar suara "Pluk".Tanpa disadari seluruh pandangan penumpang kereta melihat ke arah bayi dan yang jauh mendengar bunyi penuh sensasi tersebut.


        Banci terdiam dan salah satu penumpang berkata:" mbah , kok anaknya dibanting sih " , dan nenek itu bilang " $%@!I^!@*&!Y@P()*!)@!@"( Ga ngerti gue juga dia ngomong apa ).Dia bicara cepat sekali , dengan menggunakan logat daerah . Tangisan semakin keras dan seorang ibu disamping gue bilang " Kaya kandang kambing ah embe' ". Wah sodara gue dibawa bawa (rambut mulai tidak lurus dan berubah keriting), celetuk dikit sama gue" naik commuter aja bu " , dia bilang " ngga ah , mahal sih "dan , bapak bapak didepan gue pun kerjaannya marah marah " lama banget ni kereta , capek gue naik kereta ini "(pada galau aja deh , malu sama yang ngga galau atau pura-pura ngga galau hahaha ).

          Lima belas menit kemudian , bayi itu diangkat . Kepalanya pun benjol dan memar berwarna merah keunyu-unyuan.Tak kuasa menahan rasa sedih , banci pun menggendong bayi dan menangis saat melihat benjol seperti belimbing wuluh yang jatuh brenyek *joss*.Nenek itu tak ada ekspresi sedikitpun , gue pun melihat dia aneh ( gue juga aneh ). Nenek itu menarik bayi itu dan sepertinya tangannya patah (saat lihat tangannya , gue takut banget soalnya jari dan lengannya seperti per alias kaya ngga ada tulangnya). Agak frontal , gue shodakoh air mata.


          Kereta sudah di stasiun depok lama , kejadian ini memang sangatlah waw.Situasi pun memanas, kedua kubu saling bertatapan antara banci dan nenek gila itu. Nenek itu memang terlihat rocker dari tampilannya agak catchy dengan tubuh bongkok yang penuh ambisi. Suhu di kereta memanas, banyak yang bergelimangan air ketiak jatuh langsung dari akarnya. Galau kepanasan dan teriakkan "woi panas ni , yang dipintu keluar dong (buseet lagi jalan pak, masa suruh keluar). Ngomongin bayi lagi ,bayi itu seperti tak punya tulang. Banci pun tiba-tiba dijenggut nenek aneh itu. Nenek itu bertanya:" eh bencong , kenapa tuh anak gue , mau tanggung jawab ngga ?". Orang pun bingung , yang salah nenek itu tapi menyalahkan banci yang menggendok bayi (agak) lentur itu. Banci itu diam dan merenung dengan mata yang memerah. Nenek itu ngoceh seperti itu terus. Banci itu tak mendengar sama sekali , ternyata banci nya tuna rungu a.k.a budek.

        Hampir lima kalimat yang sama dilontarkan nenek itu. Seketika ada orang yang bilang dari dalam gerbong :"budek kali tuh ". Nenek itu masih bersikukuh berteriak dengan kalimat yang sama hingga pada akhirnya dia capek juga , hahahaha. Bayi itu terlihat lemas dipangkuan banci itu. Kemudian, aset masa depan bangsa itu diberikan kembali kepada neneknya yang "salah" gaul. Nenek itu turun di Stasiun pondok cina kemudian tiduran di emperan stasiun meletakkan bayi itu (sumpah , lihat bayi nya ga tega , blewer banget alias kaya jelly deh kenyel kenyel gimana gitu tapi kasiaan ) , satu menit kereta kembali jalan.

      Banci tersebut memang tidak mendengar sama sekali. Saat disapa , dia hanya dia menoleh kanan kiri dan sedikit melas (tapi macho juga sih hahaha). Wajahnya seperti kehilangan sesuatu , setelah bayi yang dia gendong itu menjerit memanggil setan pun dia tak merasa( Malanglah dia tapi malaslah saya #Nyata). Seketika dia memberontak dan bergetarlah seluruh tubuhnya. Gue ngga tau sama sekali keadaan yang dirasain dia sekarang (berubah maho *kidding ). Kedua tangannya memegang kepala dan wajah menghadap ke atas. Setibanya di stasiun pondok Cina , dia keluar dan berlari kearah cahaya(prett).
Jatuhlah sesuatu dari tanktopnya yang berwarna pink , kertas putih yang digumpal seperti bola pingpong . Gue ambil dan ternyata sepucuk surat yang sepertinya surat ceenta. Dia mengejar tapi kereta sudah berjalan kembali. Gue penasaran isinya apa , yaudah ga gue kasih ini surat.

Begini isinya:
                                  Euis

     Qmu yg ada disanaah , aQ kangen neegh
entah mengapa Qmu sllalu dibayangan aQ
tapi bayangan aQ ga pernah dihati Qmu
Tw Gag , aQ tau Qmu ga prnh mw tw

Suara HatiQ membsikan sllalu
aQ sekarang ngga sperti orang oRang
telingaQ sudah tak bsa mendenGar
tapi hatiQ bsa merasakan aPa yg Qmu katakan
dan aPa yg Qmu sEntuh

sKarang aQ begini tanpa Qmu
Masa indahQ cuMa jdi masa LaluQ
KekuatanQ jadi kebancianQ
kasihsyangQmu jadi kebencianQmu
maaf jika Qmu tak bisa terima aQ apaadanya 
aQ ga bsa hidup , kmu nyawaQ

                                                                                 Enduy - " yang mncintaimuuh " 
merah hijau berduri (3-4-2012)  



          Segumpal surat itu , gue simpan sampai besok dan gue catat dibuku kecil yang gue taruh didekat lemari pakaian. Surat itu agak sedikit Naik turun font-nya, tapi ternyata dia bukan banci sungguhan melainkan banci musiman yang agak galauan.Ada kata yang tersisip didalam surat "merah-hijau-berduri(3-4-2012)" , sepertinya itu artinya bunga mawar yang akan diberikan pada tanggal itu , atau  merah = berani , hijau = jalan , berduri = sakit/tajam digabung artinya menjadi berani menjalani hubungan walau akan menyakitkan dimulai kembali pada tanggal itu . Semoga Enduy sang banci melankolis itu diterima kembeli oleh Euis seutuhnya dan slalu ada disisinya. oh sangat  romantis so sweet ( ckckckck ). Lagi lagi kebayang saat bapak-bapak yang ada didalam kereta merengek , ibu-ibu disamping gue juga  rewel(baca di paraghraf 4 rewelannya) berarti sama -sama susah Move On nih orang (~___~")/ .  buat Enduy " Do you believe in love at first sight? If not, I can walk past you again! " (move on aje kalau  ngga sanggup , tapi gue suka perjuangannya ). Sebagai catatan terakhir, Enduy selain kurang pendengaran , dia pun bisu saat mengucap sesuatu (pantes aja dia ga pernah bicara satu katapun  , bayanginnya aja memang menyedihkan hidupnya berekspresi pun rasanya seperti  terbatas walaupun sepertinya luas , yang tabah ya ).


           Teringat kembali apa yang dilakukan nenek ketika meneriaki Enduy sang korban "Cinta itu Budek" dan gue pun ngga tahu kapan dan dimana dia mengalami kecelakaan sehingga ke dua telinga sepertinya 'rusak' sehingga komunikasi ke siapapun terutama terhadap kekasihnya pun (rusak) parah. Dan yang terakhir , semoga tulang yang remuk dalam tubuh bayi tersebut bisa bersatu seperti cinta enduy dan euis (mungkin ke clinic cimande bisa sembuh kembali dan enduy ke on clinic aje #eh). Semoga lanjut lagi hubungan mereka. Gue baca gitu sampai tidur pulas kebablasan. Mandi sholat terus berangkat naik kereta rakyat lagi. Gue sih enjoy aja , ga lihat jam. Setiba distasiun setelah pocin (apa ya? lupa namanya ) gue buru buru naik bis gratis terus sampe kampus telat 30 menit (lumayan ngga dapet absen). Hidup ini indah !!! seru ! masih banyak orang tua yang ngga MOVE ON juga , hahahaha peace , JUST JOKE :D

0 comments:




Share