1. Sejarah
Perkembangan Internet
Awal Mula Internet
Jaringan
Internet adalah rangkaian komputer yang terhubung menerusuri
beberapa rangkaian. Internet adalah sistem komputer umum, yang saling terhubung
secara globaldan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket ( packet switching communication protocol).
Awal mula teknologi internet dimulai pada tahun 1969,
saat Departemen Pertahanan (DOD) Amerika Serikat mendanai sebuah proyek
penelitian jaringan komputer yang dilakukan oleh
Advanced Research Projects Agency (ARPA). Jaringan Komputer itu sendiri adalah Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu
sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor
atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa
bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk
membangun jaringan komputer berskala nasional (Amerika)
yang memungkinkan agen-agen pemerintah dan militer saling berkomunikasi dan
berbagi informasi walaupun masing-masing agen menggunakan tipe
jaringan yang berbeda.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an,
teknologi jaringan komputer semakin berkembang pesat dan maju. Hal ini ditandai
dengan adanya LAN (Local Area Network) yaitu jaringan
komputer pada area lokal serta jaringan komputer yang lebih besar disebut WAN (Wide Area Network). LAN dan WAN mampu mempermudah
pertukaran informasi antar komputer, akan tetapi informasi tersebut hanya
berhenti pada batas-batas jaringan tersebut. Setiap jaringan memiliki teknologi
yang berbeda untuk melakukan transfer data, sehingga hanya bisa bekerja pada
komputer dengan spesifikasi tertentu saja. Akibatnya, sebagian besar teknologi
LAN dan WAN tidak kompatibel antara yang satu dengan
yang lain.
Internet dirancang untuk menghubungkan antar jaringan-jaringan yang berbeda tersebut
dan memungkinkan terjadinya pertukaran informasi antar pengguna secara bebas.
Hal ini dapat terjadi dengan penambahan satu komputer router yang bertugas
menghubungkan antar jaringan yang berbeda. Untuk dapat berkomunikasi dengan
baik, diperlukan sebuah protokol yang mengatur
bagaimana proses petukaran data berlangsung. Protokol jaringan terbaru yang
digunakan di internet adalah TCP/IP.
Internet Saat
Ini
Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli
komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang
memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena
penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat
bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan
dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun
bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon.
Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan,
lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan
informasi kepada masyarakat.
Di samping manfaat-manfaat di atas,
internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang
ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang
tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.
Pada tahun 2000
internet mencapai masa kejayaannya, Seiring dengan perkembangan zaman ke era
teknologi modern ini. hampir semua orang berlomba untuk punya nama domain yang
berbisnis di internet, semakin meningkat pula pengguna internet di seluruh
dunia termasuk di Indonesia.
Sejarah Internet di Indonesia
Sejarah internet
Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan
internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana
semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa
diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada
perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian
aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.
Sejak
1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris)
dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.
Sejarah internet
Indonesia bermula pada awal tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di
Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama,
kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para
pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya
yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya terutama
yang melibatkan perdagangan Internet.
M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta,
Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W.
Purbo jaringan komputer dan Internet di Indonesia. merupakan beberapa nama-nama
legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994.
Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam
membangun cuplikan-cuplikan sejarah
Tulisan-tulisan tentang keberadaan
jaringan Internet di Indonesia dapat di lihat di beberapa artikel di media
cetak seperti KOMPAS ”Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di
akhir tahun 1990 awal 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron
Himpunan Mahsiswa Elektro ITB di tahun 1989. berjudul "Inspirasi
tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio
khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB1986. Bermodal pesawat Transceiver HF
SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II
milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya
Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta
(N5SNN) bersama Onno W. Purboamatir radio seperti Robby Soebiakto (YB1BG),
Achmad Zaini (YB1HR), Jos Soejoso (YB2SV), di band 40m (7MHz). di tahun
(YC1DAV), berguru pada para senior
Robby Soebiakto YB1BG yang waktu itu
bekerja di PT. USI IBM Jakarta merupakan pakar diantara para amatir radio di
Indonesia khususnya untuk komunikasi data radio paket yang kemudian mendorong
ke arah TCP/IP. Teknologi radio paket TCP/IP yang kemudian di adopsi oleh
rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet
di tahun 1992-1994.
Di tahun 1988, dalam surat pribadi
Robby Soebiakto YB1BG mendorong Onno W. Purbo YC1DAV/VE3 yang berada di
Hamilton, Ontario, Kanada untuk mendalami TCP/IP. Robby Soebiakto YB1BG
meyakinkan Onno W. Purbo YC1DAV/VE3 bahwa masa depan teknologi jaringan
komputer akan berbasis pada protokol TCP/IP.
Robby Soebiakto (YB1BG) menjadi
koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di
Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000AMPR-net
Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan
aktivitas-nya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di
koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.
Di tahun 1986-1987 awal perkembangan
jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto (YB1BG) merupakan pionir
dikalangan pelaku amatir radio Indonesia yang mengkaitkan jaringan amatir
Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward
yang mengkaitkan banyak "server" BBS amatir radio seluruh dunia agar
e-mail dapat berjalan dengan lancar.
Di awal tahun 1990 komunikasi antara
Onno W. Purboamatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2
meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar
melalui jaringan amatir radio. (YC1DAV/VE3) yang waktu itu berada di Kanada
dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia
dilakukan melalui jaringan
Robby Soebiakto YB1BG berhasil
membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit
OSCAR milik amatir radio kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih
cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang
melalui jaringan amatir radio ini.
Tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan masih
staff peneliti di LAPANBogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh
pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba
mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band
70cm & 2m. Ranca Bungur tidak jauh dari
Jaringan LAPAN dikenal sebagai
JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas
protokol AX.25packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung
antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun
1993-1998. pada infrastruktur
Firman Siregar merupakan salah seorang
motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di
tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem
operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih
berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet
masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP)
terkait pada gateway di DLR Jerman.
Putu sebuah nama yang melekat dengan
perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Perindustrian
Tungki Ariwibowo menjalankan BBSBBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun
pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai
menteri Pak Tungki yang "maniak" IT dan yang mengesankan dari Pak
Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah
menteri pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri. pusdata.dprin.go.id. Di
masa awal perkembangannya Gateway Internet ITB yang pertama menggunakan 286.
Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan
tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club (ARC) ITB seperti
Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin.
Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi
IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama
Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah
bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia.
Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah
langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun
di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI.
Akses
awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx
dan email client pine pada server AIX.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia
seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan
memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa
akses Internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu
diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu
& lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid
di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa
mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com,
mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.
Sumber Informasi Internet
Internet merupakan sarana yang efektif
dan efisien untuk melakukan komunikasi orang per orang, orang-kelompok, dan
kelompok-kelompok. Informasi yang diperoleh dari internet tidak terbatas dan up
to date/ selalu diperbaharui. Setiap pengguna komputer yang terhubung pada jaringan
internet dapat melakukan komunikasi tanpa dihalangi waktu dan tempat.
Penyebaran informasi melalui internet
dalam bentuk halaman website yang dibuat dengan format file HTML (Hypertext Markup Language). Untuk dapat
menampilkan halaman website , perangkat lunak yang digunakan disebut web
browser, contohnya Internet Explorer, Mozilla, dan Opera. Melalui halaman utama
web, disebut dengan homepage, kita dapat mencari dan memberikan informasi.
Fasilitas yang terdapat di Internet
Seluruh komputer
yang terhubung dalam Internet saling berkomunikasi menggunakan protokol TCP/IP
(Transmision Control Protocol/Internet Protocol), yang dikembangkan oleh
DARPA. Tiga fasilitas/aplikasi utama dari TCP/IP adalah :
Electronic Mail/Email/Messaging :
Electronic
mail atau surat elektronik adalah fasilitas yang paling sering digunakan di Internet.
Dengan fasilitas ini seseorang dapat membuat dan mengirimkan pesan tertulis
kepada seorang atau sekelompok orang lain yang juga terdaftar di Internet
.
Remote Login :
Dengan fasilitas
ini seorang dapat mengakses program/aplikasi di komputer lain. Misalnya seorang
mahasiswa di universitas A dapat menjalankan aplikasi komputer yang terdapat di
universitas B tanpa harus datang ke kampus universitas B apabila komputer di
universitas A dan B saling berhubungan menggunakan TCP/IP.
File Transfer :
Fasilitas
ini memungkinkan terjadinya pengiriman file dari satu komputer ke komputer
lain. Sebuah file dapat berisi dokumen, grafik, program komputer, bahkan video
maupun suara yang terekam secara digital.
Pelayanan yang
terdapat dalam Internet didasarkan pada tiga fasilitas di atas. Berbagai
komputer yang tergabung dalam Internet akan menyalurkan surat-surat
elektronik yang dikirimkan oleh para pemakainya, beberapa memberikan
program/aplikasi komputer untuk dipakai bersama (misalnya Archie :
Program pencarian arsip/dokumen, Gopher : Sistem menu untuk memudahkan
pencarian informasi di Internet, WAIS(wide Area Information Servers,
game interaktif dan lain-lain), dan banyak yang menyediakan file untuk di
transfer seperti informasi cuaca, harga komoditas pertanian, program-program
komputer, abstrak dokumen, berita-berita mancanegara dan lain-lain. Untuk
mengetahui topik-topik apa saja yang tersedia, beberapa perusahaan telah
menerbitkan Internet Yellow Pages, yang berfungsi seperti Buku telepon.
Akses ke Internet
Untuk dapat
mengakses informasi yang tersedia di Internet, seseorang harus memiliki
komputer (IBM PC/Kompatibel, Macintosh, UNIX), modem (suatu alat yang
mengubah sinyal digital sari komputer menjadi analog untuk ditransmisikan ke
jaringan telepon) dan saluran telepon. Ia harus juga mendaftarkan diri ke salah
satu Internet Access Provider. Pada saat ini di Indonesia baru terdapat
satu provider yaitu PT IndoInternet (ph. 4702889/fax 4702965).
Diharapkan di tahun-tahun mendatang jumlahnya dapat bertambah, mengingat jumlah
penduduk Indonesia yang sangat besar sehingga potensi pasarnya cukup
menarik.
Pada prinsipnya, seseorang yang akan
mengakses informasi di Internet harus menghubungkan komputernya dengan
jaringan Internet melalui modem dan telepon. Yang harus dilakukan ialah
memerintahkan komputernya untuk menelpon suatu nomor tertentu (akan diberikan
oleh Internet Access Provider). Apabila hubungan telah terjadi,
komputernya akan menyatu dengan jaringan Internet , sehingga ia dapat
mengirim surat elektronik, masuk ke komputer lain di Internet, atau
mengambil informasi yang diperlukan dari jaringan Internet.
PT IndoInternet mengenakan
biaya pendaftaran Rp 50.000,- dan biaya bulanan sebesar Rp 40.000,- untuk
hubungan selama 15 jam/bulan. Seandainya hubungan ke Internet pada bulan
tertentu melebihi 15 jam, untuk setiap jam kelebihannya dikenakan biaya Rp
2.000,-. Selain biaya pendaftaran dan bulanan, pelanggan harus juga
memperhitungkan biaya telepon (cukup dengan pulsa lokal meskipun data yang di
akses berada di luar negeri).
Manfaat Internet
Ada banyak manfaat
yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke Internet.
Berikut ini hanyalah sebagian dari apa yang tersedia di Internet :
*Informasi
untuk kehidupan pribadi :
Kesehatan, Rekreasi, Hobby,
Pengembangan Pribadi, Rohani, Sosial.
*Informasi untuk kehidupan profesional/Pekerja :
Sains, Teknologi, Perdagangan, Saham.
Komoditas, Berita Bisnis, Asosiasi Profesi, Asosiasi Bisnis, Berbagai Forum
Komunikasi.
Satu hal yang paling menarik ialah
keanggotaan Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi,
ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran
pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat
demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat Internet
terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal
batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas
sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia
memanfaatkan jaringan Internet dan menjadi bagian dari masyarakat
informasi dunia.
Labels:
Info Ilmu Komputer
0 comments:
Posting Komentar