Peradaban
Lembah Sungai Indus, 2800 SM–1800 SM, merupakan sebuah peradaban kuno
yang hidup sepanjang Sungai Indus dan Sungai Ghaggar-HakraPakistan dan
India barat. Peradaban ini sering juga disebut sebagai yang sekarang Peradaban Harappan Lembah Indus, karena kota penggalian pertamanya disebut Harappa, atau juga Peradaban Indus Sarasvati.
Meskipun
menjadi salah satu peradaban kuno terbesar, tidak banyak yang
diketahui tentang peradaban Harappa, terutama karena bahasa mereka
belum bisa diterjemahkan. Diketahui bahwa mereka membangun lebih dari
seratus kota dan desa termasuk kota Harappa dan Mohenjo-Daro,
masing-masing yang dibangun dengan tata letak terorganisir, dan sistem
pemipaan kompleks dengan toilet dalam ruangan.
Peradaban
Lembah Sungai Indus berada sepanjang Sungai Indus di Pakistan sekarang
ini. Puing Mohenjo-daro difoto di atas merupakan pusat dari masyarakat
kuno ini.
Bukti menunjukkan bahwa Harappa memiliki pemerintah bersatu dan bahwa tidak ada kelas sosial. Juga tidak ada bukti kegiatan militer sehingga kemungkinan bahwa mereka hidup dalam damai.
Indus Valley seals, British Museum.
Mereka
ahli astronom dan berpengalaman di bidang pertanian, gandum, kacang
polong, melon, wijen dan kapas (menjadi peradaban pertama yang
memproduksi kain katun) dan memelihara beberapa hewan termasuk sapi dan
gajah.
Patung Gadis Mohenjo Daro Menari
Mengapa Peradaban ini Lenyap?
Ada
beberapa teori mengenai apa yang terjadi pada peradaban Lembah Indus.
Beberapa orang percaya bahwa mereka tidak bisa menerima perubahan
terhadap lingkungan mereka, seperti penurunan ukuran sungai Hakra
Ghaggar atau suhu yang menjadi dingin, suhu kering yang juga terjadi di
seluruh Timur Tengah. Teori lain yang populer adalah bahwa bangsa Arya
menyerbu mereka sekitar 1500 SM.
Source : http://ensiklopediadi.blogspot.com/2011/03/peradaban-lembah-indus-bahasa-peradaban.html
Labels:
Strange Creature
0 comments:
Posting Komentar