Welcome to Ma Blog !!

Seorang anak manusia yang bercita-cita menjadi seorang komposer dan penulis, punya banyak keinginan, punya dua adik yang menjadi inspirator setelah kedua orangtua, inginkan ibunda tercinta ke tanah suci dan semoga bertemu ayah disana, sering menulis lagu dari inspirator lainnya, mengkomposisi musik dan menulis cerita, suka sepak bola,kegagalan selalu jadi teman terbaiknya dan suatu waktu akan menjadi musuh dalam hidupnya :) Selamat datang kawan :D

Cisco asik banget !!!



Cisco Packet Tracer adalah sebuah simulasi program jaringan kuat yang memungkinkan siswa untuk bereksperimen dengan perilaku jaringan dan bertanya "bagaimana jika" pertanyaan. Sebagai bagian integral dari pengalaman belajar Networking Academy komprehensif, Paket Tracer memberikan simulasi, visualisasi, authoring, penilaian, dan kemampuan kolaborasi dan memfasilitasi mengajar dan belajar dari konsep teknologi yang kompleks.

Packet Tracer suplemen peralatan fisik di dalam kelas dengan memungkinkan siswa untuk membuat jaringan dengan jumlah tak terbatas perangkat, mendorong praktik, penemuan, dan pemecahan masalah. Lingkungan belajar berbasis simulasi membantu siswa mengembangkan keterampilan abad 21 seperti pengambilan keputusan, berpikir kreatif dan kritis, dan pemecahan masalah. Packet Tracer melengkapi kurikulum Networking Academy, memungkinkan instruktur untuk mengajar dan mudah menunjukkan konsep-konsep teknis yang rumit dan desain sistem jaringan.

Perangkat lunak Packet Tracer tersedia gratis bagi semua Networking Academy instruktur, siswa, dan alumni yang pengguna terdaftar Academy Connection. Setelah masuk ke Akademi Connection, pilih Packet Tracer grafis untuk men-download.

cara kerja aplikasi ini sangat mirip dengan cara kerja sistem jaringan yang ada dan telah terkoneksi sebelumnya

seperti mencoba simulasi IP Adress Class B dan C yang memiliki IP Broadcast Ip net dan Range nya masing masing

hal itu memudahkan kita untuk belajar jaringan secara faktual tapi bisa ditorehkan menjadi kegiatan pembelajaran yang fakta

contoh kecilnya

kita dapat mengatur koneksi class B dengan Default class C => 255.255.255.0
itu tidak akan bisa karena di dalam pengklasifikasian Class , Ip tersebut tidak dapat di gunakan di class B yang memiiki
angka dan nomor yang tidak sesuai dengan range , CISCO akan menolak

misalkan class B
/20 192.168.0.0 -> 192.168.15.255
Ip ini tidak dapat digunakan karena IP ini adalah Ip Broadcast dan Ip net

Switch tetap menjadi Filter bagi semua komputer yang sedang melakukan pengiriman / transfer data

letakan 5 PC ( ada di pilihan pojok kiri sebelah bawah )
kemudian taruh 1 switch diantara 5 PC tersebut
untuk melakukan koneksi antar jaringan , taruh kabel straight disana ( pilih di icon bentuk petir )

isi ip masing2 komputer dengan klik ke arah gambar PC tersebut
pilih desktop => Ip ... (di kolom pertama , ada 8 kolom pilihan )
pilih DHCP
tulis IP adress yang diinginkan ( ingat subnet apa yang ditentukan atau sedang dalam Prefix/ CIDR class apa ? )

ketika semua nya sudah terisikan , lakukan proses itu kepada PC yang lain dengan IP yang berbeda

coba lakukan sebuah koneksi , klik icon pesan dan arahkan pointer ke PC 1 ke PC yang lainnya ( terserah )
kemudian pilih record dan lihatlah apa yang terjadi

awalnya terjadi Broadcast domain , tapi karena ada Switch , jadi sudah diidentifikasi dan tidak akan terjadi untuk ke dua kalinya
dan proses ke PC lain awalnya akan seperti itu dan pesan tersebut akan di terima dengan baik tanpa terjadi broadcast domain
untuk yang kedua kali dan seterusnya .

Walau kapasitas cukup 30mb , kalianlebih mudah menggunakan CISCO packet Tracer , lebih realistis dan terlihat mudah bagi newbie seperti saya yang belum punya basic IT
yang baik dibandingkan teman di kelasnya yang hebat ;) tapi saya akan terus mencoba walau gagal tapi kegagalan itu adalah
awal membangun sebuah basic kepribadian dan mengkokohkan prinsip yang tertanam

0 comments:




Share