Era Globalisasi yang telah menjadi poros utama indikasi terjadinya pergaulan bebas itu membuat daya pikir, pola pikir, tindakan dan kegiatan yang dilakukan oleh kaula muda zaman sekarang pasti akan berpengaruh besar baik buruk maupun baiknya. Faktor lingkungan pun juga bisa mempengaruhi tindakan yang akan menjerumuskan kita terhadap lingkaran yang cukup membuat kita merugi atau menjadi pribadi yang baik.Ajakan teman, kekasih, bahkan keluarga juga dapat menjadi faktor yang menyebabkan hal itu terjadi.
Dari akrabnya berteman, kongkow bareng, saling terbuka satu sama lain, membentuk suatu komunitas yang bersifat negatif otomatis peristiwa peristiwa kecil akan terlintas di benak individu yang mulai terkontaminasi dengan pengaruh buruk dan berkata dalam hatinya " apa yang harus kulakukan , apa hanya seperti ini saja, pasti bosan hanya seperti ini, tak ada sensasi sedikitpun, bagaimana ya rasanya surga dunia itu?, lebih baik surga dunia kudapatkan sebelum mataku terpejamkan untuk selamanya "[hal seperti itulah yang ada dibenak mereka , salah berimajinasi dan tidak melihat jangka depannya].Memang, kebersamaan itu yang membuat seseorang menjadi lebih padu dengan kerabatnya, tetapi gunakan kesempatan tersebut dengan melakukan hal yang bermanfaat bagi dirinya yang terpenting baru diteruskan dengan menebarkan kebaikan dan jangan memanfaatkan situasi menjadi hal yang tidak bermanfaat.
Kekasih pun bisa menjadi faktor bahkan media yang dapat menjerumuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan tindakan yang mendekati peristiwa tersebut. Dari kasih sayang yang terlalu besar, pengertian, saling memahami, maka cintanya erat terjalin dan yang terakhir dibenak mereka adalah mereka tidak ingin menjauh satu sama lain, mereka ingin bersama , tidak ada yang boleh memisahkan dan akhirnya peristiwa tersebut dilakukannya dan tidak mengikuti kaidah dan mereka merasa bebas. Adapun kebalikan dari kasihsayang yang timbul dari sejoli-sehati yaitu adanya rasa cemburu, putus cinta, cinta ditolak, perselingkuhan yang berarti, maka otak yang berpikir tersebut bila tidak ditanamkan jiwa religius dan jiwa yang tegar akan goyah begitu saja seiring bergulirnya waktu dia pun merasakan frustrasi berat dan merusak mental yang akan menyebabkan peristiwa yang tidak diinginkan akan dilakukannya.
Keluarga adalah komponen utama dalam kehidupan bersosialisasi. Dari keluargalah kita bisa belajar untuk mengerti akan kasih sayang, pengorbanan, bahkan interaksi-interaksi kecil terhadap suatu komunikasi. Kita pun menjadi terdidik dan belajar menjadi pribadi yang baik. Disisi lain, bagi dia yang kurang beruntung seperti broken home merasa terkekang awalnya, tetapi akhirnya mereka akan memberontak dan merasakan perihnya sebuah kehidupan yang terasa kelam. Air mata yang jatuh bercucuran berubah menjadi kebencian. Batin yang tertekan menjadikannya sebagai suatu pembalasan sebagai apa yang ia dapatkan walaupun tidak semua yang kurang berutung tersebut berubah menjadi jiwa yang pendendam. Negativitas itu akan muncul sebagai hal baru dalam pemikirannya yang dipenuhi rasa cemas dan selalu merasakan gelisah disetiap langkah kakinya saat dia berjalan kemanapun dimanapun dan kapanpun.
Itulah sebagian kecil contoh yang ada dengan tiga faktor penguat terjadinya hal yang tak diinginkan atau peristiwa yang tak diharapkan terjadi. Memang sudah sangat berbahaya bagi peradaban manusia apabila banyak yang melakukan hal tersebut maka habislah kita, gunakan waktu untuk melestarikan apa yang harus dilestarikan dan jangan menghabiskan waktu untuk menghabisi diri kita sendiri dengan bahaya yang tidak terpungkiri lagi. Peristwa tersebut bisa berupa penggunaan jarum suntik secara bergantian, seks bebas yang menularkan virus HIV AIDS.Virus itu sangat unik sekali tetapi sangat berbahaya. Jangan pernah mencobanya kawan, tidak baik untuk diri kita, oranglain, dan lingkungan sekitar yang membawa kita kedalam dampak baik atau buruk .Virus tersebut bergerak menghancurkan sistem kekebalan imun tubuh. Bersifat parasit dan sangat berbahaya. Apabila kita telah mengidapnya maka obatnya belum ditemukan hanya terapi terapi yang itupun belum tentu sembuhnya karena hanya persentasi kecil untuk bisa sembuh.
Hanya kepuasan sementara dan berakhir dengan sengsara, itu hal yang memungkinkan untuk menuntupi diri kita dari berbagai pahala dan dosa yang akan masuk kedalam diri kita. Kesesatan hati pun akan terasa apabila kita jauh dari Sang Pencipta. Penyesalanpun datang dan jangan akhiri hidup dengan seutas tali yang diikat di atap dengan kursi yang ada di bawahnya sebagai penopang kaki dan dijatuhkan. Menangis pasti adalah rutinitas bagi yang sudah putus asa. Seperti mereka yang hidupnya tinggal menghitung hari, mereka diam membisu dan duduk disudut kamar atau hanya melihat pemandangan dari jendela tanpa keluar rumah bahkan ada pula yang hanya memukul kepalanya dengan tangan dan berteriak "mengapa seperti ini, aku ini siapa, aku melakukan hal yang salah".
Lebih baik jangan lakukan itu. Tuhan pasti tahu kalau kamu memang benar-benar menyesal, kamu pasti akan diberikan pintu ampunan yang sebesar-besarnya. Menyesal bukanlah akhir tapi awal untuk membuat mental dan batin yang jatuh dan tertekan didalam keinginannya merasakan surga dunia yang bersifat sementara dan fana. Jangan berhenti berkarya, gunakan waktu ini sebaik mungkin. Masih banyak peristiwa yang akan terjadi di masa selanjutnya. Bangkitlah dari keterpurukan dan menjadi seseorang yang prihatin dalam suatu peristiwa, jadilah panutan dan inspirasi yang dapat memotivasi generasi muda berikutnya. Gunakanlah wajah anda untuk melihat dan menatap masa depan yang lebih indah. Gunakanlah tangan untuk berkreasi dan mengangkat orang yang terkena virus tersebut atau tidak menjadi orang yang kaya akan inovasi. Buatlah orangtua menangis karena terharu akan anaknya yang mulai bangkit dan dapat membahagiakannya bukan membuat orangtua menangis karena kesedihan yang dapat menyengsarakannya. Jadilah pioneer baru sebagai ODHA dengan formula khusus untuk menjadi orang yang dinamis dalam hal positif dan statis dalam hal negatif. Jangan pernah larut dalam penyesalan tapi teruslah bangkit walaupun terlintas kekesalan karena masa lalu yang menyebalkan, Tetap semangat, jangan berhenti tersenyum dan buat orang tertawa karena andalah sosok yang berwibawa dan berdedikasi. Berdo'alah semoga bisa mengurangi kuota HIV-AIDS di dunia dan budayakanlah hidup dengan pemikiran yang sehat dan jauhkan seks bebas dan penggunaan jarum suntik yang digunakan secara bergantian.Jangan anggap masa lalu sebagai masalah pelik apabila kamu tidak berusaha mengubahnya.
"Sometimes in life there is that moment when it's possible make a change for the better this is one of those moments"-Elizabeth Glaser-
jangan sia-siakan peristiwa ya , karena peristiwa itu tidak akan menyia-nyiakan kita
Kenanglah hari itu disaat kita bisa mengenang hari itu pada hari ini tapi jangan larut dalam kesedihan yang mendalam karena kenangan yang lalu lebih indah apabila kita tersenyum saat mengingatnya bukan menangis :D
Bogor-Jawa Barat
9 comments:
-
Mohon maaf, persyaratan untuk ikut lomba GoVlog masih kurang, mohon melengkapi persyaratannya.
Syarat yang kurang:
1. Artikel yang dilombakan wajib diposting di Twitter peserta lomba dengan mention @AusAID @VIVAnews dan Hashtag #GoVlog. Selain itu harus dicantumkan link artikel yang dimuat di VIVAnews dengan shortlink.
*Contohnya: http://bit.ly/Hjk8B #GoVlog @AusAID @VIVAnews
*Hasil postingan Twitter harus capture dan imagenya dimasukkan ke dalam artikel yang dilombakan.
2. Peserta lomba juga wajib memfollow @AusAID @VIVAnews @VIVAvlog
*Bukti telah memfollow harus dicapture dan imagenya dimasukkan ke dalam artikel yang dilombakan.
Info Lengkapnya http://www.vivanews.com/aids_govlog
Tolong dilengkapi ya, kita tunggu ya. Thanks.
-
artikel yang bagus, inspirartif sekali. bahasanya juga mudah dimengerti. semoga akan banyak memberi manfaat :)
-
keren
aku suka
gaul dan berkualitas dan cukup menampar aku
tapi aku percaya bahwa "kita adalah pemeran utama dalam kehidupan kita sendiri"
jadi happy or sad ending kah akhir kehidupan kita tergantung usaha kita dan keridhaan Tuhan pastinya...
kalau mau happy ever after ya pasti tau lah apa yang harus dan ga harus dilakukan, kita kan sudah dewasa..
-
langkah yang kita ambil dapat membuat perubahan untuk diri kita sendiri dan orang lain di sekitar kita...
kita selalu melangkah bukan???
selalu perhitungkan langkah yang kita ambil dengan melihat jejak-jejak yang kita dan orang lain telah buat...
##
artikel yang luar biasa mas KV...
dua jempuooolll deh..hhehhe,-
-
terima kasih ya semuanya , kalian memotivasi saya hehe , terus berkarya
-
Kami dari Admin GoVlog, perlu meminta data diri Anda yang mengikuti GoVlog AIDS. Data diri ini kami pergunakan untuk pemberitahuan jika Anda terpilih menjadi 10 besar.
Nama Lengkap:
Jenis Kelamin:
No tlp/HP (yang bisa dihubungi):
Email:
Yahoo Messenger:
Alamat lengkap:
Pekerjaan:
Link posting Blog GoVlog AIDS:
Mohon data diri Anda dikirim ke email tommy.adi@vivanews.com
Terimakasih

nice artikel ;)
semoga bermanfaat ;)